KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang- Bupati Seruyan Yulhaidir dan Wakil Bupati Iswanti beserta rombongan memantau banjir di Transmigrasi Unit 5, Desa Tanggul Harapan, Kecamatan Seruyan Hilir, Rabu (2/1/2019).

Setelah melihat kondisi banjir, Bupati Yulhaidir mengungkapkan bahwa para korban membutuhkan bantuan dari pemerintah untuk bertahan hidup. Pasalnya, lahan pertanian mereka terendam air yang menyebabkan gagal panen.

"Warga kewalahan untuk bertahan hidup. Warga merupakan transmigran baru dan  mereka sangat keterbatasan. Karena lahan pertanian mereka terendam banjir dan menyebabkan gagal panen," ujar Bupati.

Selain lahan pertanian, kebun warga seperti singkong, pisang, dan tanaman keras lainnya juga mengalami kerusakan. Bahkan banyak yang mati. Kondisi ini sangat memprihatinkan dan perlu kerja cepat dari pihak terkait untuk membantu masyarakat.

"Saya minta instansi terkait di Seruyan bisa melihat langsung, menyiapkan bantuan apa saja yang sangat dibutuhkan warga" tegasnya. (FARIZAN/B-3)