BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Bangunan tempat mandi, cuci, dan kakus (MCK) di Monumen Palagan Sambi, Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), beralih fungsi menjadi gudang barang.
Alih fungsi bangunan itu mememunculkan kritik dari sejumlah warga yang berkunjung ke Taman Palagan Sambi dan Taman Kota Manis.
Seperti yang disampaikan Yudha, warga Kelurahan Baru. Pemuda 28 tahun itu mengaku sangat menyayangkan bangunan MCK yang tidak difungsikan sebagaimana mestinya.
"Dibangun menggunakan pajak dari masyarakat tapi kok tidak difungsikan," ungkapnya.
Ungkapan tidak jauh berbeda disampaikan Rahmi, 28, warga Kelurahan Madurejo. Ia mengungkapkan, saat berkunjung ke Taman Palagan Sambil pada malam pergantian tahun, dirinya harus bolak-balik ke rumah lantaran tidak ada fasilitas WC umum di tempat itu.
--page
"WC umum kok di pagar. Bagaimana orang mau buang air di situ? Bangunan bagus tapi tidak bisa digunakan buat apa? Masa harus bolak-balik ke rumah," ujarnya.
Bangunan MCK berwarna oranye tersebut merupakan hibah dari salah satu perbankan di 'Kota Manis'. Bangunan itu diserahkan ke Pemkab Kobar sekitar lima tahun lalu. (Andreansyah/B-3)








