PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mendata total nilai ekspor menurun 10,79% dari US$149,45 juta di Oktober menjadi US$133,32 juta diNovember 2018.

Namun demikian, secara kumulatif masih terjadi kenaikan 1,68% dari US$1.674,87 juta pada Januari-November 2017 menjadi US$1.702,95 juta di Januari-November 2018.

"Penurunan nilai ekspor selama November 2018, berbanding terbalik dengan nilai impor yang melonjak 216,72% dari hanya US$6,76 juta pada Oktober 2018 menjadi US$21,41 juta di November 2018," ujar Kepala BPS Kalteng, Yomin Tofri, Kamis (3/1/2018).

Dia menyebut, selama 11 bulan terakhir, total kebutuhan komoditas impor senilai US$216,77 juta atau meningkat tajam hingga 251,10%, dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Fluktuasi transaksi perdagangan ini menyebabkan terjadinya surplus pada neraca perdagangan luar negeri senilai US$111,91 juta di November 2018 dan US$1.486,18 juta pada Januari-November 2018," imbuhnya. (GAZALI/B-2)