SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Jhon Krisli mengingatkan, pelayanan RSUD dr Murjani Sampit tidak boleh terpengaruh dengan pelaksanaan proyek multiyears.

Menurut Jhon, pelayanan rumah sakit jadi perhatian DPRD. Bahkan, pihaknya menekankan jangan sampai karena ada kegiatan proyek fisik menjadi alasan pelayanan kepada pasien tidak maksimal.

"Pelayanan dimaksud adalah pelayanan kepada  pasien. Meski saat ini kondisi bangunan rumah sakit masih dalam proses pembangunan," katanya, Minggu (6/1/2019).

Jhon Krisli menyampaikan bahwa bangunan anyar rumah sakit baru akan difungsikan pada 2020.

Nantinya, bangunan yang megah harus dibarengi dengan pelayanan maksimal. Ia mengaku, tidak menginginkan bangunan mewah bernilai ratusan miliar rupiah itu justru memunculkan banyak keluhan dari pasien.

--page

Jhon Krisli juga menekankan agar manajemen RSUD dr Murjani lebih solid lagi. Harmonisasi antara jajaran direktur dan pegawai merupakan keharusan untuk menciptakan tim yang solid.

"Dengan begitu pelayanan kepada pasien juga akan maksimal. Karena  hubungan di internal rumah sakit tidak ada masalah. Mengelola rumah sakit tidak mudah, manajemennya harus baik," tegasnya. (NACO/B-3)