PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Berat badan Titi Wati (37) yang mencapai 300 kilogram (kg) membuatnya tidak bisa beraktivitas. Bahkan, kondisi tersebut sudah dirasakan selama enam tahun lebih atau tujuh tahun berjalan.

Waktu yang tidak sedikit bagi siapa saja jika selalu dalam ruangan. Namun apa daya bagi ibu satu anak yang biasa disapa Sintiya itu.

Tubuhnya tidak mampu menahan berat badan tersebut hingga kini hanya berbaring di rumah kontrakannya, Jalan G Obos XXV, Gang Bima atau gang pertama sebelah kiri atau pojok dari Jalan Bima III samping penjual sayur.

“Inginnya kurus kaya semula dan bisa jalan. Ini sudah enam tahun, tujuh tahun berjalan hanya terbaring. Akivitas tidak ada. Cuma berbaring dan miring,” ucap Sintiya ketika disambangi wartawan, Minggu (6/1/2018) petang.

Dulunya, Sintiya memiliki berat badan yang normal. Juga bisa beraktivitas sebagaimana tugas seorang ibu rumah tangga. Kondisi berat badan meningkat drastis terjadi saat berusia 29 tahun.

--page

“Makannya sebenarnya biasa saja. Tapi selalu nambah. Kemudian ngemil, makan gorengan dan minum es itu sering,” ungkapnya.

“Kalau sekarang tidak bisa nambah. Kalau nambah, dada terasa sesak,” tuturnya sembari mengatakan ingin kembali memilki tubuh normal dan bisa beraktivitas seperti semula. (BUDI YULIANTO/B-5)