PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ketua DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Triyanto, menyoroti keluhan pengguna jasa transportasi, terkait tarif taksi Bandara Iskandar Pangkalan Bunyang tidak menggunakan sistem argometer, sehingga terkesan tinggi.

"Terkait keluhan tarif, akan kita bicarakan dengan pihak koperasi bandara secepatnya," kata Triyanto, Senin (7/1/2019). 

Triyanto menyayangkan tarif tinggi taksi bandara yang mencapai Rp 160 ribu. Dia menyarankan, taksi bandara bisa menetapkan harga untuk jarak maksimal dari bandara yakni 8 kilometer.

"Jika jarak yang ditempuh lebih dari 8 klimoter, maka tarif berdasarkan kesepakatan antara sopir dan penumpang," katanya menambahkan. 

Terkait itu, Ketua DPRD Kobar mengimbau kepada penumpang agar bersabar hingga ada solusi dari permasalahan ini. (ANDREANSYAH/B-11)