BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pembangunan sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Kapuas tahun 2019, diharapkan dapat semaki memacu perekonomian masyarakat. Sehingga akan berdampak pada kemajuan daerah.
Kepala Disdagperinkop dan UKM Kapuas, Suparman, Senin (7/1/2019) mengatakan, pasar berfungsi untuk mendekatkan jarak antara konsumen dengan produsen dalam transaksi. Baik itu fungsi distribusi, penyaluran barang dan jasa, yang berdampak pada peningkatan ekonomi.
"Keberadaan pasar diharapkan menggerekkan roda ekonomi masyarakat untuk semakin meningkat. Kita punya konsep agar pasar tersebut dapat menjadi gelora ekonomi masyarakat ke depan dan dan potensi PAD," kata Suparman.
Dikatakannya, perencanaan yang dibuat itu benar-benar untuk perekonomian masyarakat agar bergerak meningkat.
Adapun rincian sejumlah pasar yang akan dibangun tahun ini, dua dengan anggaran bersumber dari APBN, yakni di Kelurahan Selat Dalam dan Desa Sei Tatas.
--page
Sementara ada empat pasar dibangun menggunakan APBD 2019, yakni Pasar Desa Palingkau Jaya, Kecamatan Kapuas Murung, Pasar Desa Warnasari, Kecamatan Tamban Catur, Pasar Desa Dadahup, Kecamatan Dadahup, dan di Sei Papuyu, Kelurahan Palingkau Lama, Kecamatan Kapuas Murung. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)







