BORNEONEWS, Palangka Raya - Setelah melihat kondisi Titi Wati (37), ibu anak satu yang memiliki berat badan lebih dari 300 kilogram kg), Kepala Puskesmas Menteng, Sri Hartinah menyebut perlu penanganan lebih lanjut, yakni harus dibawa ke rumah sakit agar segera mendapat penanganan tim medis.
"Ada luka-luka lecet di tubuhnya karena beliau selalu berbaring. Itu nanti yang perlu penanganan lebih lanjut," kata Sri, Selasa (8/1/2019).
"Kalau soal berat badannya, tidak ada alatnya (untuk mengukur berat badan pastinya)," imbuhnya.
Ia menuturkan, dalam waktu yang secepat mungkin, akan dilakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Palangka Raya dan provinsi serta dengan pihak RSUD dr Dosis Sylvanus Palangka Raya.
"Kemarin, sudah akan dievakuasi. Namun ibunya masih belum bersedia. Nah sekarang sudah bersedia. Ini sedang menunggu koordinasi dan kesiapan dari pihak rumah sakit," tuturnya.
--page
Sebelumnya, Titi Wati mengatakan ingin kembali memiliki tubuh dengan berat badan normal. Kondisi berat badan yang meningkat dratis mulai terjadi di usia ke 29 tahun.
Hingga akhirnya, ia tidak bisa berjalan karena kelebihan berat badan. Bahkan kini kondisi tersebut telah dialami selama enam tahun atau tujuh tahun berjalan.
Segala keperluan seperti mandi dan lain-lain dibantu oleh anak satu-satunya bernama Herlina (19). (BUDI YULIANTO/B-5)








