KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kapuas memberikan penyuluhan kesehatan tentang kejang demam pada anak melalui Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD), Rabu (9/1/2019).

Penyuluhan disampaikan langsung dr Putri Evalda Rizki Zulkarnain, selaku Dokter Spesialis Anak di RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, beserta Tim PKRS.

"Kejang demam pada anak merupakan kelainan neurologik yang sering dijumpai pada 2 - 5% anak saat berusia 6 bulan - 5 tahun," kata Putri.

Dia menerangkan definisi kejang demam yaitu bangkitan kejang yang terjadi pada anak berumur 6 bulan - 5 tahun yang mengalami kenaikan suhu tubuh lebih dari 38 derajat celcius, yang tidak disebabkan proses intrakranial (di dalam rongga kepala). 

"Asal mula terjadi kejang demam dimulai dari infeksi virus/bakteri yang mengakibatkan terjadinya inflamasi/peradangan, sehingga menyebabkan hipertermi/panas tinggi," ucapnya.

--page

Kemudian terjadi perubahan keseimbangan dari membran sel neuron, mengakibatkan terjadinya lepas muatan listrik, dengan bantuan neurotransmiter, lepas muatan listrik ini dapat meluas ke seluruh sel maupun ke membran sel tetangganya.

"Sehingga terjadilah kejang, untuk itulah perlu dipahami orang tua bersama terkait ini," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)