BORNEONEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, Nadalsyah menjelaskan operasionalisasi Rencana Pembangunan jangka Menengah Daerah (RPJMD) sepenuhnya berada di Rencana Strategis (Renstra) perangkat daerah.
Sasaran RPJMD bersifat prioritas, sehingga tidak selalu bisa menaungi atau mencerminkan seluruh sasaran atau tugas fungsi perangkat daerah secara langsung.
“Keberhasilan pencapaian kinerja/sasaran RPJMD ditentukan secara langsung oleh keberhasilan sebagian Renstra perangkat daerah yang terkait langsung pada pencapaian visi dan misi kepala daerah dan secara tidak langsung oleh keberhasilan Renstra perangkat daerah lainnya,” katanya, pada kegiatan forum Renstra perangkat daerah di aula Bappeda Litbang Barito Utara, Rabu (9/1/2019).
Menurutnya, forum ini adalah forum para pemangku kepentingan pelayanan perangkat daerah untuk membahas rancangan renstra perangkat daerah guna mendapatkan masukan bagi penajaman dan penyempurnaan substansi rancangan renstra perangkat daerah.
Visi Barito Utara merupakan kondisi ideal yang akan dicapai dan diwujudkan bersama selama lima tahun ke depan, sedangkan misi Barito Utara merupakan langkah dan strategi yang dilakukan untuk mewujudkan visi tersebut.
“Visi misi tersebut masih sangat makro dan belum operasional, sehingga harus diturunkan atau dijabarkan lebih lanjut ke dalam tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, sampai dengan program prioritas,” jelasnya.
Hal ini tentu bukan pekerjaan mudah, tidak akan bisa dilakukan oleh satu atau dua orang saja. Perlu sinergi, kolaborasi, diskusi, serta proses panjang lainnya yang harus dilalui.
“Termasuk agenda pada hari ini yaitu forum perangkat daerah/lintas perangkat daerah dalam rangka penyusunan renstra perangkat daerah 2018-2023,” katanya. (RAMADHANI/B-6)








