SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Saat ini Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin (Kotim) sedang mengembangkan buah lokal yakni rambai pantai untuk dijadikan minuman sirup yang enak dan memiliki rasa khas.

"Pengembangan buah rambai pantai untuk dijadikan sirup ini masih dalam tahap percobaan dan nantinya akan kami perkenalkan kepada masyarakat olahan sirup dari rambai pantai ini," ujar Kepala Dinas Perikanan Kotim, Heriyanto, Rabu (9/1/2019).

Selama ini banyak masyarakat yang tidak tahu rambai pantai bisa dikonsumsi jika diolah dengan baik dan hasil itulah mengapa dinas perikanan mengembangkan buah lokal ini.

"Selama ini buah rambai pantai tidak dilirik sama sekali. Bahkan dibiarkan begitu saja masak dan jatuh dari pohonnya. Jadi hal itulah yang membuat kepinginan kami untuk mengolahnya menjadi sirup dan pelengkap makanan," katanya.

Buah rambai dengan ciri khas di atasnya berbentuk bintang tersebut tidak hanya bisa dibuat menjadi sirup. Namun juga menjadi campuran sambal untuk makan.

--page

"Kalau dulu biasanya dicampur masyarakat untuk membuat sambal. Karena memiliki cita rasa asam yang khas," ungkapnya.

Sementara buah tersebut saat ini banyak tumbuh di pesisir di wilayah selatan Kotim, terutama Kecamatan Teluk Sampit dan Pulau Hanaut.

Sedangkan jika pengolahan buah rambai berjalan baik dan diterima di pasaran, maka akan memberikan dampak nilai ekonomi bagi masyarakat. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)