SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Wakil Bupati Sukamara H Ahmadi mengimbau masyarakat membersihkan lingkungan sebagai upaya pencegahan munculnya Demam Berdarah Dengue (DBD).

"Bersihkan lingkungan dengan cara gotong-royong, ini juga merupakan gerakan 3M mwnguras, mengubur dan menutup benda-benda yang dapat menjadi sarang dan berkembangbiaknya nyamuk pembawa virus DBD di lingkungan masyarakat," kata H Ahmadi, Kamis (10/1/2019).

Menurutnya, membrsihkan lingkunan dengan gotong royong sangat efektif untuk pencegahan, dimana fogging hanyalah alternatif terakhir untuk memutus mata rantai DBD.

Sementara, Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sukamara, Achmad Yani mengatakan bahwa jumlah penderita DBD selama tahun 2018 mengalami peningkatan yang signifikan, yakni berjunlah sekitar sekitar 130 orang, yang mana ditahun sebelumnya hanya 48 orang saja.

"Oleh karena itu, upaya pencegahan penyakit DBD harus dilaksanakan dengan peran serta masyarakat itu sendiri," kata Yani. (NORHASANAH/B-5)