BORNEONEWS, Sampit - Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim) akan kembali membangun dua unit rumah sakit, yakni di Kecamatan Telawang dan Cempaga Hulu.
"Mulai 2019 ini, rencananya pembangunan dua rumah sakit tersebut akan dimulai," ujar Wakil Bupati Kotim Taufiq Mukri, Kamis (10/1/2019).
Dirinya menerangkan, saat ini di Kotim memiliki tiga rumah sakit, yakni yang terbesar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Murjani Sampit, RS Parenggean, dan RS Samuda. Pelayanan tiga rumah sakit itu sudah berjalan hingga saat ini.
"Jadi jika dua rumah sakit di dua kecamatan tersebut terbangun, maka rumah sakit di Kotim akan bertambah menjadi lima," kata Taufiq.
Hal tersebut dilakukan guna memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat di kecamatan tersebut dan tentunya kecamatan yang berdekatan dengan daerah itu.
--page
Dirinya menerangkan, program pemerataan kesehatan tersebut dilakukan sebagai upaya agar masyarakat di daerah ini tidak lagi jauh ke Sampit untuk berobat.
"Pemerintah membangun rumah sakit di beberapa kecamatan ini untuk mempermudah dan memberikan layanan kesehatan yang cepat agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan," ungkap Taufiq.
Dengan adanya rumah sakit di empat kecamatan baik itu di wilayah selatan, utara dan timur, akan sangat membantu RSUD Dr Murjani dalam pelayanan terhadap pasien. Karena selama ini RS di Sampit sering penuh, karena banyaknya pasien yang berobat dan harus ditampung. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)








