BORNEONEWS, Sukamara - Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Sukamara, Achmad Yani mengatakan awal Januari 2019 tercatat 10 kasus demam berdarah dengue (DBD).
"Untuk awal tahun ini saja sudah ada 10 laporan yang masuk," kata Achmad Yani, Kamis (10/1/2019).
Menurutnya, apabila kondisi cuaca dengan curah hujan tinggi serta masyarakat tidak menjaga kebersihan lingkungan kemungkinan jumlah korban DBD masih akan terus bertambah.
"Hari ini kita baru saja melakukan fogging di Dusun Terantang, karena ada dua kasus di sana," ucapnya.
Untuk esok harinya pihaknya juga akan kembali melakukan fogging di SP 2 Desa Bukit Sungkai, Kecamatan Balai Riam karena ada beberapa kasus yang terjadi.
"Untuk wilayah SP 2 ini memang endemis DBD, karena setiap tahun korbannya seputaran dilingkungan tersebut," ujarnya.
Yani menambahkan jumlah penderita DBD selama 2018 mengalami peningkatan yang signifikan berjumlah sekitar 130 orang dan tahun sebelumnya hanya 48 orang saja.
"Oleh karena itu upaya pencegahan penyakit DBD harus dilaksanakan dengan peran serta masyarakat itu sendiri," katanya. (NORHASANAH/B-6)








