PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pecinta petai di Kota Palangka Raya bisa merapat ke Pasar Subuh jika ingin mendapatkan petai segar, cukup tua, dan harga yang murah.

"Harganya ada yang Rp16.000 itu yang agak kecil, yang besar Rp20.000. Satu ikat isinya 10 papan petai," kata Danu, pedagang sayuran di Pasar Subuh, Kamis (10/1/2019) malam.

Harga ini tentu jauh lebih murah ketimbang masyarakat membelinya di tukang sayur keliling atau warung sayur yang sudah ada banyak di Kota Cantik.

"Tukang sayur keliling juga belinya di sini (Pasar Subuh) karena kita ini kebanyakan petaninya langsung, atau yang memang tengkulak, jadi lebih murah," jelas Danu.

Danu mengaku sebagai tengkulak yang membeli langsung dari petani dalam satu tangan. Sehingga dirinya bisa menjual kembali dengan harga yang masih sangat murah.

--page

"Kalau di pedagang sayur keliling saya nggak tahu ya dijual berapa. Mungkin Rp3.000 sampai Rp3.500 per satu papan petainya ya. Ya mereka kan juga ambil untung, sementara masyarakat kan tinggal beli di depan rumah nggak keluar ongkos lagi, jadi sama-sama menguntungkan aja. Nah tapi kalau mau belinya langsung banyak ya tentu lebih murah kalau beli di Pasar Subuh langsung," tuturnya.

Pasar Subuh di Palangka Raya ada di area Pasar Besar. Bukanya, ada yang dari sekitar pukul 17.00 WIB dan tutup pukul 07.30 WIB keesokan harinya. 

Kebanyakan yang belanja di sini memang adalah tukang sayur keliling untuk dijual kembali. Tetapi masyarakat Kota Cantik yang ingin berbelanja sayur segar dengan harga murah tentu juga sudah akrab dengan suasana Pasar Subuh ini. (TESTI PRISCILLA/B-2)