KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Aksi penjambretan terjadi di sekitar Jalan Trans Kalimantan km 11, Anjir, Kecamatan Kapuas Timur, Kamis (10/1/2019) sekitar pukul 19.30 WIB. Korbannya, seorang pegawai Sekretariat DPRD Kapuas, Saprudin (42) dan istrinya Herlina.

Kronologisnya, Saprudin membonceng istri dan kedua anaknya menggunakan sepeda motor dari arah Banjarmasin menuju Kuala Kapuas. Saat itu, kondisi jalanan agak sepi.

Tiba-tiba korban dikagetkan dengan aksi pengendara yang berboncengan dari belakang, dan merampas paksa tas yang diletakkan di bahu kanan istrinya.

"Sempat terjadi tarik menarik dengan istri saya, namun saya harus menjaga keseimbangan agar tidak jatuh. Ditambah memegang kedua anak yang tidur membuat kami kesulitan melakukan perlawanan," kata Saprudin, Jumat (11/1/2019) siang.

"Hingga akhirnya tali tas istri saya putus. Dan langsung dibawa kabur kedua pelaku," lanjutnya.

--page

Saprudin mengatakan sempat mengejar pelaku yang terlihat tidak menggunakan helm tersebut. Tetapi kehilangan jejak.

"Sudah berusaha mengejar dan kami teriaki. Tapi karena daerah situ cukup sepi, pelaku menghilang," ucapnya.

Tas korban berisikan dua ponsel, SIM, KTP, dan lainnya serta sejumlah uang. Korban kemudian langsung melapor ke Polsek Kapuas Timur.

"Masih dalam penyelidikan mas," singkat Kapolsek Kapuas Timur, AKP Irwan saat dikonfirmasi. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)