BORNEONEWS, Kuala Kurun - Seorang anak perempuan yang tinggal di Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas atas nama meninggal karena demam berdarah dengue (DBD), Senin (14/1/2019) pagi.
"Kata dokter anak saya meninggal penyebabnya karena penyakit DBD," ungkap orang tua korban, kepada wartawan, Senin (14/1/2019).
Dia menyampaikan sebelum sakit demam anaknyayang berusia 5 tahun itu sempat jatuh dan kepala bagian belakang terkena benturan, Selasa (8/1/2019).
"Saat malam anak saya mengeluh sakit dan demam. Besoknya anak saya diantar ke puskesmas dan diberikan obat," terangnya.
Selanjutnya almarhumah diberikan obat karena terkadang demam. Sampai puncaknya, Minggu (13/1/2019), sang anak mengalami sakit lagi dan dibawa ke RSUD Kuala Kurun sekitar pukul 16.00 WIB dan mendapat perawatan dari pihak rumah sakit.
Namum Senin (14/1/2019) sekitar pukul 03.00 WIB ia meninggal dunia. "Katanya anak saya terlambat dibawa ke rumah sakit. Memang kata dokter terkena DBD," terangnya lagi.
Terkait adanya masyarakat meninggal karena BDB, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas, Maria Efianti menyampaikan pihaknya akan mengumpulkan data baik dari rumah sakit maupun penyelidikan di tempat tinggal korban.
"Bila meninggal positif kena DBD akan diambil langkah selanjutnya," ujarnya. (EPRA SENTOSA/B-6)








