KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Sejumlah warga unit permukiman transmigrasi (UPT) Hiyang Bana Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan mengeluhkan kondisi jalan lingkungan di wilayah itu.

Saat musim hujan sekarang ini jalan di permukiman mereka becek dan tidak sedikit terdapat lubang menganga di tengah jalan.

Pasalnya, jalan di lingkungan komplek UPT Hiyang Bana ini masih berupa tanah urug yang belum pernah dilakukan penimbunan dengan batu kerikil ataupun aspal.

"Sekarang kondisi jalan lingkungan di UPT Hiyang Bana banyak titik kerusakannya dan becek," sebut Sutriman, warga Jalan Cempaka Jalur 2 RT 3 RW 1 UPT Hiyang Bana saat berada di Kasongan, Selasa (15/1/2019).

Menurut Sutriman yang datang ke Kasongan bersama warga UPT Hiyang Bana lainnya, Andi, sebenarnya warga transmigran itu sudah sering mengusulkan kepada pemerintah terkait perbaikan atau peningkatan jalan lingkungan mereka, baik melalui musrenbangdes, maupun secara langsung saat ada pejabat yang datang ke UPT Hiyang Bana.

--page

Akan tetapi keluhan ataupun permintaan warga transmigran itu sepertinya tidak diperhatikan oleh pemerintah sebab hingga sekarang ini kondisi jalan di wilayah itu dibiarkan rusak.
 
Selain kondisi jalan, warga UPT Hiyang Bana juga mengeluhkan kondisi jembatan dari kayu yang sebagian juga telah dimakan usia. "Harapan kami, pemerintah daerah memperhatikan kondisi jalan di tempat kami itu, sebab kami warga transmigrasi ini statusnya sudah dilimpahkan ke pemerintah daerah, karena sertifikat rumah dan lahan sudah kami terima, dan kami juga sudah tidak mendapatkan jadup (jatah hidup) dari pemerintah pusat," imbuh Sutriman diamini Andi. (ABDUL GOFUR/B-2)