TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Untuk menguatkan pemahaman kurikulum 13 pada guru pendidikan agama Islam (PAI), Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito Timur mengelar kegiatan penialian buku ajar dan pengayaan kurikulum pada buku pendidikan agama Islam (PAI) dan bahasa Arab.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 guru PAI dari MD, Mts dan MA dengan maksud dalam upaya meningkatkan profesionalitas guru PAI yang dilaksanakan 14-15 Januari 2019.

Kegiatan ini salah satu upaya untuk meningkatkan propesionalitas sehingga terwujud hasil pembelajaran yang berkualitas dibidang AI, khususnya dalam penerapan kurikulum PAI K.13 dalam mengajar,” ungkap Kepala Kementrian Agama Barito Timur, Harul Anwar, Selasa (15/1/2019).

Dalam penyampaian materi dengan harapan guru guru yang mengajar ini nantinya dapat sesuai denga kurikulum pada anak didik sehingga menerima materi dengan baik dan benar.

“Guru juga berperan sebagai untuk melakukan evaluasi dalam buku ajar dan memberikan nilai pada anak didik, apakah sudah di terima dengan benar dan dapat dimengerti oleh anak didik,” katanya.

Ditambahkan, perlu tau juga seorang guru itu wajib memberikan pelajaran dengan anak didik jugajuga harus dapat dimengerti.

“Harapannya guru guru itu betul betul memberikan pendidikannya pada anak didiknya, Anak didik kita cerdas berahlak, bermatabat, dan bermoral,” pungkasnya. (PRASOJO EKO/B-6)