BORNEONEWS, Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara menyediakan 786 paket pengadaan barang dan jasa di tahun anggaran. Dengan total anggaran sebesar Rp 239.842.119.000.
Hal itu sebagaimana yang disampaikan Bupati Barito Utara, Nadalsyah, dalam kick off penandatanganan kontrak pengadaan barang dan jasa pemerintah kolektif se Kalteng, melalui video conference bersama Gubernur Kalteng, Kamis (17/1/2019).
“Hari ini dilakukan kick off penandatanganan kontrak ada enam paket pekerjaan dengan nilai kontrak sebesar Rp 592.466.000. Semuanya berupa pengadaan langsung. Untuk paket melalui tender sudah mulai dilaksanakan,” kata Nadalsyah.
Pada kesempatan itu, Nadalsyah memaparkan beberapa program prioritas pada bidang infrastruktur. Seperti peningkatan jalan Tumpung Laung - Sikan lanjutan sebesar Rp 2 miliar, jalan Transbangdep - Simpang Lemo sebesar Rp 1,5 miliar, jalan Lahei - Luwe lanjutan sebesar Rp 24,3 miliar.
Kemudian pembangunan jembatan Lahei I - Lahei II lanjutan sebesar Rp 4 miliar, pembangunan jembatan gantung Sikan - Tumpung Laung (multiyears) sebesar Rp 22,8 miliar, pembangunan jembatan Muara Lemo - Lemo dengan (multiyears) sebesar Rp 22,3 miliar.
--page
Selanjutnya, pembangunan jembatan Muara Teweh - Jingan lanjutan sebesar Rp 13 miliar, pembangunan gedung RSUD Muara Teweh Wing B dan Wing C lanjutan sebesar Rp 35 miliar, finishing rujab Bupati Barito Utara lanjutan sebesar Rp 4 miliar.
Lalu, penataan kawasan Bumi Perkemahan Panglima Batur sebesar Rp 1 miliar, dan pembangunan siring Sungai Barito dengan tahun jamak sebesar Rp 5 miliar.
Pada kesempatan itu, Nadalsyah juga menyampaikan penyusunan APBD Barito Utara tahun 2019 sesuai dengan kerangka waktu yang telah ditetapkan dalam UU. Dan DPA SKPD secara resmi telah diserahkan kepada semua perangkat daerah pada 7 Januari 2019 lalu. (RAMADHANI/B-11)








