SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sebanyak 94 sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belum bisa melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), karena terkendala sarana dan prasarana.

"Masih ada 94 dari 108 sekolah, yang masih melaksanakan UNKP di 2019," kata Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Suparmadi, Jumat (18/1/2019). 

Artinya tahun ini, hanya 14 SMP/ederajat yang bisa melaksanakan UNBK. Tapi, jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan 2018.

Meski semua sekolah yang tahun ini melaksanakan UNBK melakukan secara mandiri. Karena masih ada yang menginduk ke sekolah lain.

"Ada yang menginduk ke sekolah lain, dan ada juga yang melengkapi sendiri," kata Suparmadi. 

Terkait itu, dinas pendidikan saat ini berupaya menambah sekolah yang akan melaksanakan UNBK. Karena lebih efisien dan tentunya dapat menghemat anggaran. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)