BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Handoyo J Wibowo berharap dengan pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan program rencana program kerja daerah (RKPD) bisa mengintegrasikan semua kepentingan didalamnya dengan baik.
Terlebih lagi dia menekankan musrenbang yang dilaksanakan ini jangan hanya sekadar formalitas untuk memenuhi ketentuan adminitrasi saja. Karena melalui musrenbang ini jadi bahan pelaksanaan pembangunan ke depannya.
Dijelaskan Musrenbang RKPD adalah forum musyawarah antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam daftar usulan rencana kegiatan pembangunan desa atau kelurahan yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan kabupaten atau kota di wilayah kecamatan.
"RKPD yang kemudian jadi rancangan akhir yang digunakan untuk penyusunan KUA (kebijakan umum anggaran) dan PPAS (plafon prioritas anggaran aementara)," kata Handoyo, Sabtu (19/1/2019).
Melalui musrenbang RKPD ini hendaknya semua kepentingan dan program bisa diintergrasi dan disinkronisasikan selama sejalan dengan RPJMD.
"Maka dari itu saya berharap bisa terakomodir dengan baik apa yang jadi kepentingan nantinya," tandasnya.
Saat ini pihaknya masih mengikuti kegiatan Musrenbang. Mereka turun langsung ke konstituen mendengar apa yang diusulkan masyarakat. (NACO/B-6)








