SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur, HM Jhon Krisli menekankan agar perbedaan pilihan di 2019 disikapi dengan bijak. Jangan sampai malah memutus tali persaudaraan.

"Jangan hanya karena beda pilihan tidak saling tegur sapa dengan keluarga atau tetangga kita. Perbedaan pilihan itu wajar. Itulah namanya dinamika politik," kata Jhon Krisli, Minggu (20/1/2019).

Menurut dia pilihan boleh berbeda, tapi tali perasaudaraan dan kekeluargaan jangan sampai juga terbawa. Ia mengatakan, dukung mendukung kepada calon siapa saja tidak masalah, asal jangan membuat suasana menjadi tidak nyaman.

Jhon Krisli mencontohkan, seperti situasi di media sosial yang tidak baik. Semua pihak mestinya bisa menahan diri, agar tidak saling serang satu sama lainnya.

"Cukup di medsos saja untuk urusan seperti itu, semoga di kehidupan nyata tidak terjadi," tukasnya.

--page

Pasangan calon presiden saja saat debat terlihat saling sapa dan akrab. Namun tidak jarang ditemui, justru kalangan pendukung kerap kali saling serang. 

"Hal seperti itu tidak bisa jadi contoh. Lihat calon (presiden) kita saja, mereka menunjukkan cara berpolitik yang santun," pungkasnya. (NACO/B-11)