BORNEONEWS, Muara Teweh– Bupati Barito Utara Nadalsyah meminta Gerakan Pemuda Ansor bisa membawa pengaruh positif dan menjadi garda terdepan menangkal segala bentuk paham radikalisme yang merusak ideologi dan kebhinekaan bangsa.
“Kepada pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor dan Fatayat Nahdhatul Ulama Kabupaten Barito Utara yang baru, saya sampaikan selamat dan berharap dapat senantiasa mengemban amanah serta istikomah dalam mewujudkan cita-cita dan program kerjanya. Sehingga keberadaan Ansor semakin dirasakan masyarakat dalam kontribusinya bagi pembangunan Kabupaten Barito Utara,” ungkap Bupati pada Konferensi Cabang GP Asnor ke-6 dan Fatayat Nahdhatul Ulama di Aula MTSN Muara Teweh, Selasa (22/1/2019).
Selain itu, Bupati berharap konferensi cabang Ansor dan Fatayat NU mampu menghasilkan program kerja yang dapat memajukan organisasi. Juga sebagai upaya meningkatkan kualitas perjuangan pengurus cabang Ansor dan Fatayat NU Barito Utara.
“Semoga harapan yang kita dambakan dapat terwujud dalam rangka mengaktifkan kembali gerakan kepemudaan islami Ansor dan Fatayat Barito Utara agar tetap menjadi pilihan remaja Islam,” ungkap kepala daerah yang biasa dipanggil H Koyem ini.
Bupati melanjutkan, pengurus cabang Ansor dan Fatayat Barito harus dapat mengoptimalkan perannya untuk menjadi salah satu lokomotif dalam membantu mengentaskan bangsa ini dari kehidupan yang tidak sesuai dengan kepribadian Indonesia, terutama di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.
--page
Disampaikannya pula, bagi Barisan Ansor Serbaguna yang saat ini mendapat sorotan luas masyarakat Indonesia terkait berbagai tindakan dan isu-isu negatif, diminta menjaga nama baik yang sudah terbangun melalui berbagi peran di kegiatan pemerintah, keagamaan dan kemasyarakatan.
Sesuai dengan khittah dan semangat para ulama dan keislaman dalam menjaga harkat, martabat, dan memberi rasa aman dan nyaman bagi bangsa Indonesia, khususnya Kabupaten Barito Utara. (RAMADANI/B-3)








