BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K Yunianto mengatakan bahwa rencana pemindahan ibukota pemerintahan Republik Indonesia dari Jakarta ke Kota Palangka Raya adalah masalah negara.
"Tadi DPRD Kabupaten Boyolali kunjungan kerja ke sini dan salah satu yang dibahas adalah terkait kesiapan kita untuk menjadi ibukota pemerintahan RI. Jadi semuanya kita jelaskan bahwa kami tidak minta, tetapi ini permasalahan bangsa yanhg harus diselesaikan karena ibukota pemerintahan di Jakarta sudah tidak efisien lagi," kata Sigit, Rabu (23/1/2019).
Jadi ini, lanjut Sigit, adalah menyelesaikan permasalahan bangsa, bukan masyarakat Kota Palangka Raya yang meminta.
"Dan itu apabila memang bangsa ini menginginkan, konsekuensinya kita sebagai warga negara yang baik ya harus siap," cecar Sigit.
Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan bahwa semua keputusan tergantung pemerintah pusat, daerah hanya mengikuti.
--page
"Semua tergantung pusat, kalau memang pusat iya, ya kita harus iya juga. Nggak bisa kita tidak, karena ini adalah kepentingan bangsa, bukan kepentingan daerah, bukan kepentingan seorang kepala daerah, atau Ketua DPRD dan lembaga DPRD tapi ini adalah kepentingan bangsa," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-5)








