SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Meski ini merupakan hari ke-27 setelah hilang kontak tanker motor (TM) Namse Bangdzod namun Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sampit belum juga dapat informasi keberadaan kapal muat CPO tersebut. 

Meskipun begitu pihak pusat hingga saat ini masih terus melakukan pencarian dan pemantauan radar dari kapal tersebut. 

"Kementerian Perhubungan bersama Basarnas dan kepolisian sudah melakukan rapat terakhir pada 18 Januari 2019 lalu. Dan memutuskan tetap konsentrasi mencari kapal tersebut," ujar Kepala KSOP Sampit Thomas Chandra, Rabu (23/1/2019). 

Pihak KSOP Sampit sendiri hingga saat memonitor hlang kontaknya kapal tersebut. Bahkan mereka setiap hari memantau melalui sejumlah BTS yang ada di peraiaran Indonesia ini. Dan meminta jika ada informasi tentang kapal tersebut, agar segera melaporkannya. 

"Sedangkan beberapa waktu lalu ada sempat terpantau radar dari kapal tersebut. Namun setelah dilakukan pengecekan, ternyata tidak ditemukan juga," ungkap Thomas. 

--page

Sedangkan terkait tidak ditemukannya kapal tersebut hingga saat ini. Pihak pusat masih terfokus dengan hilang kontaknya. Tanpa menyebutkan atau berani menganggap bahwa kapal tersebut tenggelam atau dirampok. 

"Kami tidak berani berbicara masalah lain atau menganggap kapal ini tenggelam. Karena kalau berbicara tentang itu, maka harus didukung dengan data yang rill," terang Thomas. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)