PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun -  Sebanyak 11 kapal patroli sudah disiagakan Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Polda Kalteng sebagai persiapan mendukung kelancaran pelaksanaan pemilu April 2019.

Komandan Kapal Patroli (KP) 2004 Brigadir Polisi Roy Saptika kepada wwa.borneonews.co.id, Kamis (24/1/2019) menjelaskan kapal patroli jenis  apa saja yang sudah disiapkan guna mendukung kelancaran pelaksanaan pemilu tersebut.

"Dari 11 kapal patroli yang disiapkan 6 kapal tipe C2 dan 5 kapal tipe C3. Berdasarkan arahan pimpinan kami Direktur Kepolisian Perairan (Dirpolair) Kombes Badarudin selain menyiapkan kapal patroli, kita juga telah melakukan berbagai pelatihan berupa simulasi pengamanan pemilu," jelasnya.

Menurutnya jenis pelatihan dan pengamanan tersebut berupa SAR dan teknis penyaluran logistik pemilu ke daerah terpencil yang hanya bisa di akses melalui jalur perairan.

"Di antaranya pengamanan dalam hal angkutan kotak suara dari pelabuhan ke kilayah terpencil di jalur perairan Polda Kalteng. Karena seperti yang kita ketahui bersama akses menuju lokasi tersebut rawan terkendala cuaca yang buruk," jelasnya lagi.

--page

Menurutnya kegiatan pengamanan pemilu 2019 dikawasan perairan dan pesisir  yang sudah dimulai sejak awal Januari 2019 dengan Operasi Mantab Brata ini melakukan pengamanan tahapan pemilu secara menyeluruh yaitu sejak awal kampanye.

Kemudian hari H pencoblosan, penghitungan, pengumuman pemenang pemilu hingga pelantikan berupa sosialisasi keberbagai lokasi dikawasan pesisir dan pedalaman dan pendataan keluar masuk penumpang kapal di pelabuhan.

"Dalam pelaksanaan pengamanan ini kita juga bekerjasama dengan instansi lainnya seperti KSOP  guna mendata setiap penumpang yang tiba di pelabuhan sebagai upaya awal mencegah adanya upaya-upaya menggangu keamanan, kelancaran dan ketertiban pelaksanaan pemilu," tegasnya. (YUDA/B-6)