PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya- Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengundang tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat yang diwakili LSM, serta pemangku kepentingan yakni kepala perangkat daerah untuk terlibat memberikan sumbang pendapat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Palangka Raya, periode 2018-2023, di GPU Palampang Tarung, Kamis (24/1/2019).

"Keterlibatan masyarakat dalam penyelarasan visi dan misi serta arah kebijakan pembangunan daerah merupakan salah satu perwujudan dari pendekatan perencanaan partisipasif dalam menentukan arah dan skala prioritas pembangunan," kata Fairid Naparin saat membuka kegiatan.

Karenanya, RPJMD yang akan dirumuskan dan ditetapkan diharapkan harus mampu mengatasi berbagai permasalahan pembangunan yang tengah dihadapi.

Pada akhirnya, lanjutnya, pelaksanaan pembangunan mampu menghantarkan masyarakat Kota Palangka Raya menuju masyarakat sejahtera, adil dan makmur.

"Selain itu visi dan misi Pemerintah Kota Palangka Raya saat ini diharapkan dapat dituangkan dalam proses penyusunan dokumen RPJMD, dengan tetap memperhatikan pendekatan yaitu, teknokratik, partisipatif, politis serta atas bawah dan bawah ke atas, yang hasilnya kemudian diselaraskan dengan musrenbang dari berbagai tingkatan,"turutnya.

Harapannya tercipta singkronisasi dan sinergi  dalam mencapai sasaran. (TESTI PRISCILLA/B-3)