BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Sutik mengaharapkan dengan dibangunnya sirkuit road race di kilometer 6 Sampit-Pangkalan Bun bisa menjadi wadah menyalurkan bakat dan hobi masyarakat.
Menurut Sutik, pembangunan arena itu dilaksanakan dengan sistem tahun jamak. Diperkirakan 2020 mendatang selesai. Dari gambar perencanaan selain sirkuit juga akan dibangun tribun untuk penonton.
Tidak tanggung-tanggung anggaran yang digelontorkan untuk pembangunannya sekitar Rp36 miliar. Saat ini proyek itu mulai dikerjakan pihak ketiga yang menjadi pemenang lelang yaitu PT Sampaga Karya Persada.
Sutik berharap, keberadaan sirkuit itu nantinya memang betul-betul dimanfaatkan. Apalagi di Kotim ini peminat untuk balapan itu dianggap cukup tinggi.
"Kita lihat saat ini dengan tidak adanya sirkuit balapan itu kerap menggunakan jalanan umum untuk melakukan balapan liar. Kondisi demikian selain membahayakan dirinya juga membahayakan orang lain," ucapnya, Kamis (24/1/2019).
--page
Dengan adanya arena itu nantinya balapan liar di jalanan sudah tidak ada lagi. Sehingga tepat pemerintah daerah sudah menganggarkan dan mulai membangun arena road race di kawaan sport centre. Sehingga dengan begitu para pebalap itu bisa menyalurkan hobi dan bakat mereka di sana bukan lagi dijalan umum.
"Harapan kami ketika sudah ada sirkuit itu nanti tidak ada alasan menyalahgunakan jalan umum untuk memacu kendaraan untuk balapan. Kalau ada tidak ada toleransi semuanya harus ditindak tegas," pungkasnya.(NACO/B-5)








