PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Palangka Raya akan mengembangkan bawang merah dengan dua metode berbeda di tahun 2019 ini.

"Kita akan lakukan pembibitan yang akan kita dapat bantuannya dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian nanti dengan dua metode. Kita siapkan lahan seluas 15 hektar untuk ini dan kita bagi untuk uji coba penanaman bibit bawang merah. Pertama dengan metode ubi, kedua dengan metode penanaman bijinya," kata Kepala Bidang Tanaman Pangan Hortikultura, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Palangka Raya, Rika Ernaningsi, Jumat (25/1/2019).

Untuk metode pembibitan dengan biji, lanjut Rika, disiapkan lahan seluas 5 hektar dulu.

"Kita coba di lahan seluas 5 hektar dulu karena kan metode menggunakan biji ini baru tahun ini untuk pertama kalinya kita coba," jelasnya.

Sedangkan yang untuk metode ubi yang memang sudah familiar di kalangan petani, katanya, diujicobakan pada lahan seluas 10 hektar. (TESTI PRISCILLA/B-5)