PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Bidang Tanaman Pangan Hortikultura, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Palangka Raya, Rika Ernaningsi mengakui produksi budidaya bawang merah di Kota Cantik masih stagnan.

"Secara produksi masih relatif stagnan karena dipengaruhi beberapa faktor pada proses penanaman dan pemeliharaannya," kata Rika, Jumat (25/1/2019).

Padahal, lanjutnya, berkaca dari tahun lalu bantuan bawang merah untuk Kota Palangka Raya mencapai 20 hektar yang menggunakan dana APBN.

"Untuk produksi kami belum mengetahui produksi daru 20 hektar itu, karena laporannya digabung dengan program kota juga, sehingga tidak bisa dipastikan apakah berhasil tidaknya dari bantuan tersebut," jelas Rika lagi.

Dirinya berharap agar tahun ini produksi bawang merah dapat terus mengalami peningkatan, karena sudah mendapatkan bantuan dari pusat.

--page

"Harapan kami, bantuan yang sudah diberikan pusat ini agar dapat dikelola dengan baik dan dapat cukup memenuhi kebutuhan bawang merah di Kota Palangka Raya," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-5)