PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palangka Raya, Akhmad Fauliansyah memastikan tidak akan ada masalah sosial selama pihaknya melakukan penutupan lokalisasi di kilometer 12 nanti.

"Penutupan lokalisasi akan kita lakukan dengan langkah preventif agar tidak menimbulkan permasalahan sosial, sehingga bisa berjalan dengan lancar dan tertib sesuai harapan," kata Akhmad, Sabtu (26/1/2019).

Pada tahun 2019 ini, pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial menjalankan program Indonesia bebas prostitusi. Pihak Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya sendiri, kata Akhmad, merespon positif kebijakan tersebut.

"Saat ini kami masih dalam proses pendataan," katanya lagi.

Selain dengan sosialisasi, lanjutnya, beberapa persiapan dalam mendukung penuh program tersebut sudah dijalankan.

--page

"Pendekatan antar semua pihak harus direncanakan dengan matang, sehingga dalam perjalanannya  tidak ada hambatan berarti. Termasuk dengan pengelola sudah dilakukan pendekatan," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/B-5)