SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) H Rudianur menilai masyarakat daerah ini ini lebih cenderung masih bergantung kepada satu komoditas saja, seperti kelapa sawit. 

"Mestinya harus memiliki berbagai pilihan usaha misalnya sektor pertanian, sehingga tidak bergantung kepada satu komoditas saja," kata dia, Sabtu (26/1/2019).

Menurutnya, dengan tidak bergantung pada satu komiditas saja maka akan ada pilihan ketika sawaktu-waktu kondisi harga jual  komoditas itu anjlok. 

Misalnya, kata Rudianur, seperti saat sawit anjlok masih ada opsi usaha lain yang bisa dimanfaatkan. Misalnya melakukan tanaman holtikultura  atau usaha lainnya.

"Kalau kami berharap agar diupayakan tidak tergantung dengan satu komoditas saja," kata politisi Partai Golkar itu.

--page

Misalnya, kata dia, masyarakat yang jadi petani karet, mereka hanya mengandalkan jadi petani karet tidak mau mencari opsi lain. "Begitu juga dengan sawit, jadi petani sawit saja tidak mau  buka ke sektor lain," tukas Rudianur.

Seperti di tengah kondisi hujan seperti sekarang ini dia menyebutkan membuat petani karet tidak  bisa bekerja. Dengan begitu kalau tidak ada usaha lain tidak ada penghasilan yang didapat.

"Artinya perlu terobosan, pihak instansi terkait saya rasa bisa memberikan bekal masyarakat agar mereka bisa melakukan usaha lain," pungkasnya.(NACO/B-5)