LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bupati Lamandau H Hendra Lesmana bertemu dengan pewakilan Himpunan Mahasiswa Lamandau Malang Raya (Himalaya) di Malang, Jawa Timur.

Pertemuan dengan Himalaya belum lama ini menjadi salah satu agenda kerja Bupati selama berada di Malang, selain membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Batu, serta menjadi pemateri kuliah tamu di Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya.

Pada pertemuan dengan perwakilan Himalaya yang berlangsung di Ballroom Kapal Grand Hotel, Bupati yang didampingi Ketua TP PKK Lamandau Hj Yanti Lesmana, serta Kabag Kesra Setda Lamandau Abdul Kohar, menyampaikan sejumlah pesan dan harapan kepada mahasiswa. 

Antara lain, berpesan agar mahasiswa Lamandau yang mengampu studi di luar daerah termasuk di Malang Raya, betul-betul serius memanfaatkan kesempatan menjadi insan akademik sesuai pilihannya masing-masing. 

"Persoalan sekaligus tantangan daerah di masa yang akan datang itu sangatlah kompleks. Karenanya, sebagai salah satu aset daerah mahasiswa Lamandau harus menyiapkan diri menjawab tantangan. Dimulai dengan saat ini, dengan mengoptimalkan kesempatan mencari ilmu, konektivitas serta pengalaman akademik," katanya. 

--page

Bupati juga menyebut, setidaknya ada tiga hal yang harus dimiliki agar menjadi insan juara, antara lain adalah skill (kemampuan, keahlian), kemudian 'knowlage' atau ilmu pengetahuan, dan yang ketiga adalah 'attitude' (prilaku, karakter, adab atau akhlak). Tiga hal itu harus berjalan beriringan. Karena skill tanpa attitude-pun percuma.

Sebagai kepala daerah dan juga orang tua, Hendra juga mengingatkan agar mahasiswa Lamandau harus bisa menjaga diri dari pergaulan negatif. Mahasiswa juga diingatkan untuk senantiasa memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan-kegiatan positif, seperti halnya berorganisasi. 

"Bergaul itu penting, tapi jangan terjerumus dalam pergaulan negatif, seperti narkoba atau bahkan free sex dan sejenisnya.  Ingatlah, orangtua di Lamandau yang bekerja tanpa lelah mencari uang," ," katanya. 

Pertemuan itu juga memberikan ruang bagi mahasiswa menyampaikan masukan, ide dan gagasan, kritikan hingga keluh-kesahnya. (HENDI NURFALAH/B-5)