BORNEONEWS, Nanga Bulik - Menanggapi berbagai usulan yang diterima, khususnya perihal keinginan untuk diadakannya aset pemerintah daerah dalam bentuk asrama mahasiswa di Malang, Bupati Lamandau Hendra Lesmana mengaku akan mengkajinya terlebih dulu.
Ia pun memastikan akan mempertimbangkan berbagai hal, termasuk sisi urgensinya.
"Terkait usulan asrama, kalau masalah tujuan dan manfaatnya tentu saya pun menilai sama, artinya pasti ada manfaatnya. Intinya usulan ini tentu kami terima. Namun, saya tidak bisa menjawab sekarang, karena kita perlu mengkajinya terlebih dulu. Karena soal asrama ini terkait dengan persoalan pengadaan aset pemkab di luar daerah (di luar Lamandau)," kata Hendra.
Hendra menyebut, selain akan mengkajinya, pemkab juga harus melihat sisi urgensinya. Apakah memang sudah urgen untuk betul-betul dibangun asrama permanen di Malang atau belum, termasuk juga pertimbangan dari sisi anggaran serta skala prioritas pembangunan.
"Memang saat ini di beberapa daerah sudah memiliki asrama mahasiswanya, seperti halnya untuk mahasiswa Lamandau di Kota Palangka Raya dan juga Yogyakarta, yang notabene jumlah mahasiswanya pun cukup banyak. Karena itu, makanya akan kita kaji dulu, apakah di Malang sudah memungkinkan atau belum," tukasnya. (HENDI NURFALAH/B-2)








