SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sekretaris Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Hero Harapanno Mandouw mendorong pemerintah daerah bijaksana menanggapi keluhan guru-guru soal pelaksanaan absensi. Bahkan, ia meminta agar pihak terkait bisa duduk bersama.

Pria yang membidangi urusan pendidikan itu mengaku prihatin dengan keluhan guru. Para guru menilai, aturan absnsi itu jadi beban. 

Maka dari itu, ia berharap untuk urusan ini Pemkab Kotim bisa bijaksana agar semuanya berjalan baik tanpa ada keluh kesah lagi. "Saya berharap agar aspirasi itu harus diperhatikan pemerintah daerah  dengan duduk bersama," ucap politisi partai Demokrat tersebut, Minggu (27/1/2019)

Dia mengakui jam kepulangan siswa sekolah dasar pukul 12.00 WIB sudah berakhir. Artinya sepulangnya siswa, guru harus bertahan dan menunggu hanya untuk melaksanakan absensi. 

Tentu kata dia, ini jadi persoalan. Karena mereka harus menunggu sampai 14.00 WIB hanya untuk absen. "Mereka juga ada yang menyampaikan keluhan itu secara pribadi ke kami. Makanya saya tekankan agar persoalan itu masih bisa dirundingkan diinternal eksekutif," pungkasnya.

--page

Keluhan itu sudah lama disampaikan, namun belum terselesaikan atau belum ada langkah nyata dari eksekutif. (NACO/B-2)