BORNEONEWS, Kuala Kapuas- Setelah menggelar simulasi pengendalian huru hara (PHH) menjelang pemilu 2019, jajaran Kodim 1011/Kuala Kapuas berencana kembali menggelar kegiatan serupa.
Pasi Ops Kodim/1011 Kapten Inf Jupri Warsianta mengungkapkan, simulasi perlu dilakukan guna mematangkan kesiapan personel TNI ketika menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan. Hal ini demi menyukseskan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden mendatang.
"Direncanakan nanti ada lagi yaitu untuk meningkatkan profesionalisme kita. Jadi tidak hanya sekali ini. Ini tadi hanya pendahuluan dan akan diulangi lagi nanti," ungkap Kapten Inf Jupri kepada wartawan, Senin (28/1/2019).
Ia juga menekankan agar seluruh anggota dijajarannya dapat memahami dan semakin matang serta terus mempelajari ilmu yang diberikan dalam simulasi PHH. Sehingga ketika diperlukan dapat berjalan optimal.
"Ini perlu perhatian semuanya. Tentunya dalam mempersiapkan dan mematangkan personel agar profesional," ucapnya.
--page
Ia berharap, seluruh personel sudah mempersiapkan diri untuk kegiatan simulasi berikutnya.
"Karena dari sini dapat dipelajari gambaran-gambaran jika terjadinya bentrok atau hal yang tidak diinginkan lainnya," pungkas Kapten Inf Jupri. (DODI RIZKIANSYAH/B-3)








