PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Palangka Raya, Umi Mastikah meminta satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) untuk memperhatikan beberapa hal ini agar tercipta sinkronasi dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023.

"Seluruh perangkat daerah harus menjabarkan visi misi Kota Palangka Raya di dalam penyusunan RPJMD," kata  Umi saat menyampaikan pidato pengantar Wali Kota Palangka Raya tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) RPJMD, Selasa (29/1/2019).

Penjabaran visi misi ini menurutnya dapat dilakukan dengan cara menyusun sasaran, indikator sasaran, program prioritas beserta indikator kinerjanya yang terukur dan tersedia datanya.

"Selain itu harus relevan dan terkait langsung juga dengan pencapaian visi misi," tambahnya.

Selain berkaitan dengan visi misi, RPJMD juga menurutnya harus terkait penyelesaian permasalahan daerah seperti pembangunan infrastruktur, kemiskinan, sumber daya manusia, pertumbuhan ekonomi, dan permasalahan lainnya.

--page

"Agar tercipta konsistensi dan sinkronitas dokumen rencana dan penganggaran maka beberapa hal ini perlu menjadi perhatian kita bersama," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)