PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Setelah mencari titik bocor pipa, Perushaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Arut Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) akhirnya menemukan bagian pipa yang mengalami kebocoran besar pada jalur distribusi air di kawasan Jalan Samari, Selasa (29/1/2019).

Direktur PDAM Tirta Arut Pangkalan Bun, Sapriansyah menjelaskan, pasca penemuan kebocoran besar pada pipa penyaluran tersebut, pihaknya segera mengerahkan teknisi untuk melakukan perbaikan.

"Bocornya pipa tersebut lumayan besar, hingga memyebabkan terganggunya aliran air ke pelanggan. Memamg kita sedikit mengalami kesulitan saat mencari titik pipa yang terjadi kebocoran. Namun syukurlah sudah bisa ditangani," jelasnya.

Menurutnya dengan adanya kebocoran pipa ini, selain merugikan pelanggan lantaran air tidak memgalir ke rumahnya, PDAM juga dirugikan akibat air bersih yang terbuang sia-sia.

"Semoga setelah kebocoran dotangani aliran air ke pelanggan bisa lancar kembali. Selain kebocoran pipa, masih ada lagi kendala kita dalam distribusi air ke pelanggan yaitu masalah listrik," jelasnya lagi.

Karena genset yang dimiliki PDAM tentunya memiliki daya yang terbatas bila dibandingkan dengan daya listrik PLN.

--page

"Harapannya  kondisi kelistrikan di Kabupaten Kobar akan kembali normal sehingga keluhan- keluhan pelanggan bisa diminimalisir. Selain itu kami juga berharap kepada para pelanggan bila ada keluhan terkait layanan PDAM  diharapkan bisa langsung datang ke kantor atau melapor resmi melalui call center kami," jelasnya. (YUDA/B-6)