BORNEONEWS, Muara Teweh - Wakil Bupati Barito Utara, Sugianto Panala Putra mengatakan, pembangunan yang telah dilaksanakan pemkab dengan dukungan masyarakat mengalami peningkatan.
"Hal ini bukan berarti pekerjaan kita sudah selesai. Ke depan, masih ada pekerjaan besar untuk mewujudkan massyarakat Barito Utara yang sejahtera. Meliputi beberapa aspek yakni kesejahteraan, pelayanan umum, dan daya saing daerah,” kata Sugianto, Rabu (30/1/2019)
Ketiga aspek ini, jelas Sugianto Panala Putra, merupakan variabel yang menjadi fokus dalam penetapan indikator dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Barito Utara Tahun 2018 - 2023.
Adapun capaian pembangunan melalui indikator makro pembangunan mulai tahun 2013 - 2017 di antaranya, pertumbuhan ekonomi tahun 2013 sebesar 7,04 persen menurun di tahun 2014 menjadi 4,20 persen.
“Hal ini sebagai dampak dari anjloknya harga batu bara pada tahun 2014, dan penurunan saat itu terjadi pada semua daerah di Kalimantan Tengah,” terangnya.
--page
Pertumbuhan ekonomi tahun 2015, mulai meningkat sebesar 5,29 persen terus meningkat hingga 2017 menjadi 6,01 persen.
Kedua, RDPB per kapita ADHK ditahun 2013 sebesar Rp41,39 juta, meningkat di tahun 2017 menjadi Rp 49,2 juta. Kemudian, indeks pembangunan manusia (IPM) tahun 2013 sebesar 62,12 meningkat di tahun 2017 menjadi 69,07.
Selanjutnya, angka kemiskinan tahun 2013 sebesar 5,98 persen menurun di tahun 2017 menjadi 5,21 persen.
Selain itu, di bidang pengelolaan keuangan daerah, empat kali meraih opini WTP berturut-turut yakni 2014 - 2017.
“Kita semua agar saling bersinergi dalam menyukseskan program-program pembangunan yang akan dilaksanakan selama lima tahun kedepan. Seluruh tahapan pembangunan lima tahunan ini harus dilakukan secara terintegrasi dengan semua sektor pembangunan sebagai satu kesatuan utuh,” pungkasnya. (RAMADHANI/B-11)








