BORNEONEWS, Pangkalan Bun - PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk. (SMAR) berencana meningkatkan margin pada tahun ini, dengan memaksimalkan diversifikasi produk.
"Untuk bisnis hilir atau downstream, kami akan meningkatkan efisiensi operasional di sepanjang rantai nilai dan menangkap peluang margin yang timbul dari penyediaan produk dan layanan dengan nilai tambah," kata Investor Relation SMAR, Pinta S. Chandra, di Jakarta, Rabu (30/1/2019).
Hingga September 2018, margin laba kotor dan margin laba bersih perseroan masing-masing sebesar 11,65% dan 0,04%. Sementara margin dari laba operasional mencapai 3,53%.
Tipisnya raihan margin pada sembilan bulan 2018, membuat SMAR gencar melaksanakan diversifikasi produk. Hingga September 2018, pendapatan dari segmen penghiliran berkontribusi hingga 87% dan penjualan CPO dan produk lainnya hanya menyumbang 13%.
Sampai September 2018, produksi tandan buah segar (TBS) SMAR mencapai 2,04 juta ton, atau turun 3,3% year on year dari sebelumnya 2,11 juta ton. Untuk produksi CPO juga terkoreksi 3,3% y-o-y menuju 470.387 ton dibandingkan per September 2017 sebesar 486.485 ton.
--page
Di sisi lain, produksi palm kernel (PK) terkoreksi lebih tipis, yakni 0,3% yoy menuju 120.068 ton, dari sebelumnya 120.393 ton. Namun, kernel extraxtion rate naik 0,13% yoy menjadi 5,54% dibandingkan per September 2017 sebesar 5,41%.
Adapun oil extraction rate (OER) turun 0,16% menjadi 21,70% dari sebelumnya 21,86%. OER atau tingkat rendemen adalah perbandingan jumlah CPO yang diproduksi dalam setiap kilo gram TBS.
Per September 2018, total area perkebunan kelapa sawit SMAR mencapai 137.800 hektare (ha), yang terdiri dari 135.200 ha perkebunan produktif, dan 2.600 ha tanaman muda. Komposisi perkebunan inti dan plasma masing-masing sebesar 106.600 ha dan 31.200 ha. (NEDELYA RAMADHANI/m)








