BORNEONEWS, Sampit- Menghadapi pemilu serentak pada 17 April mendatang, DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis (31/1/2019), mengundang stakeholder seperti KPU, Bawaslu, Polres, Kejari, camat, lurah, dan instansi terkait lainnya.
Hal ini dilakukan untuk memastikan persiapan para stakeholder dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas dan aman.
Ketua DPRD Kotim Jhon Krisli mengatakan, rapat koordinasi itu dalam rangka mengetahui sejauh mana KPU mempersiapkan pemilu, baik petugas di lapangan hingga jumlah daftar pemilih yang diakomodasi. Menghingat penduduk Kotim masih banyak yang belum mengantongi KTP elektornik.
“Kita melaksanakan rapat ini dalam rangka memastikan bahwa persiapan pemilu kita sudah maksimal dan siap digelar," kata Jhon Krisli dalam rapat.
Persiapan yang dimaksud mulai dari sebelum, saat pelaksanaan, dan sesudahnya.
--page
Selain itu, juga untuk memberikan kepastian hak pilih masyarakat tetap ada saat pelaksanaan nantinya. Karena sesuatu yang meyangkut hak pilih, wajib diperhatikan oleh penyelenggara.
Ia turut pula menekankan, sebelum dan sesudah pelaksanaan pemilu harus diperhatikan aspek keamanan. Untuk itu, semua pihak diminta bersama-sama menjaga kondusivitas daerah.
Dengan keamanan yang terjaga menjelang pemilu, maka pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan ini akan berjalan lancar. Saya juga minta agar setiap poskamling di setiap RT atau kelurahan dan desa diaktifkan menjelang pemilu,” tegasnya. (NACO/B-3)








