BORNEONEWS, Sukamara - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukamara Rendy Lesmana mengatakan, berdasarkan hasil uji laboratorium, kondisi air Sungai Jelai saat ini berstatus tercemar ringan.
"Hasil dari tes yang kita lakukan di tahun 2018, kondisi air sungai masih tercemar ringan," ujar Rendy Lesmana, Jumat (1/2/2019).
Menurut Rendy, berdasarkan hasil uji laboraturium air Sungai Jelai masih terjaga kebersihannya hanya tercemar ringan dan masih layak konsumsi. Namun air tidak boleh dikonsumsi dalam keadaan mentah.
"Air ini masih aman untuk dikonsumsi, tetapi airnya harus dimasak terlebih dahulu," tutur Rendy.
Rendy menambahkan, untuk menjaga kualitas air Sungai Jelai tetap dapat dikonsumsi oleh masyarakat, pihaknya terus mengontrol indeks polutan di bawah 5%. Pihaknya selalu menguji kondisi air rutin sebanyak dua kali dalam satu tahun. (NORHASANAH/B-2)








