BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur, HM Jhon Krisli mengingatkan agar lelang proyek fisik sudah harus dimulai. Belajar dari pengalaman sebelumnya, pemkab memiliki kebiasaan melakukan pelelangan proyek memasuki semester kedua tahun anggaran.
Jhon Krisli menambahkan, bahkan masih ada SOPD yang kerap memaksakan di triwulan akhir tahun anggaran untuk melakukan proyek fisik.
Dampaknya, kualitas proyek tidak baik, begitu juga dengan pihak rekanan yang bekerja dikejar batas waktu, ditambah dengan kondisi cuaca akhir tahun yang tak mendukung.
“Lelang proyek harus dimulai di awal tahun, semester pertama tahun anggaran," kata Jhon Krisli, Minggu (3/2/2019).
Dia mengatakan, dengan lelang yang cepat, maka prosesnya akan lebih baik. Terutama kualitas pekerjaan.
--page
Dia menambahkan, akibat kebiasan melakukan pelelangan proyek di semester kedua, maka serapan anggaran semester pertama kadang sangat minim.
“Saya lihat ini sudah jadi kebiasaan kalau mau melaksanakan buru-buru di semester kedua," kata dia.
Padahal semuanya itu sudah direncanakan, diusulkan dan disepakati tertuang dalam perda APBD Kotim. Tapi sayangnya eksekusi dari program itu lagi yang jadi masalah. (NACO/B-11)








