BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Nafarin dan wakilnya, Umi Mastikah, akan memasuki 100 hari kerja pada 18 Februari 2019 mendatang. Rencananya, 100 hari kerja akan dirayakan bersama rakyat di pemukiman padat penduduk.
"Sebenarnya kami tidak ada janji akan menggelar pesta rakyat atau perayaan apapun saat 100 hari kerja Fairid-Umi. Ini hanya bentuk komitmen kita bahwa selama 100 hari kerja sudah melakukan banyak kegiatan dan aksi nyata," kata Wakil Wali Kota Palangka Raya, Umi Mastikah, Minggu (3/2/2019).
Hari kerja yang sebenarnya menurut Umi adalah hari Senin-Jumat, jadi perhitungan 100 hari kerja itu, jatuh pada 18 Februari nanti.
"Namun karena kita kan bekerja tidak hanya Senin-Jumat, Sabtu-Minggu juga ada. Jadi tanggal 10 Januari kemarin sebenarnya sudah tepat 100 hari kerja. Anggap saja, saja momen 100 hari kerja selama minggu-minggu ini," tuturnya.
Umi tidak menyebutkan secara pasti, lokasi permukiman padat penduduk yang akan dituju.
"Nanti kita informasikan lagi ya. Yang pasti kita akan launching beberapa program kegiatan seperti kota tanpa kumuh atau Kotaku, aplikasi Lapor!, Bank Sampah Induk, dan lainnya," jelas Umi. (TESTI PRISCILLA/B-11)








