PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Peluncuran atau launching bus rapid transit (BRT) pekan lalu tenryata tidak dibarengi dengan operasional langsung bus cepat ini.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangka Raya, Eldy menyatakan bahwa BRT belum operasional bahkan hingga bulan Februari ini.

"Belum operasional, kita masih menunggu fakturnya dari Dirjen Perhubungan Darat, Kementrian Perhubungan RI, Jakarta. Kemarin itu hanya ujicoba," kata Eldy kepada borneonews, Senin (4/2/2019).

Menurut Eldy, ada lima BRT yang dihibahkan Dirjen Perhubungan Darat dan akan ditempatkan di dua terminal Palangka Raya.

"Mudah-mudahan bulan Maret segera disampaikan proses tanda nomor kendaraan bermotornya di Polda Kalteng," tambah Eldy.

--page

Kelima unit BRT itu akan ditempatkan di dua terminal. Yang pertama, di Terminal I (Pasar Kameloh) dengan rute dalam kota. Kemudian di terminal II samping Masjid Kubah Kecubung dengan rute Jalan RTA Milono-Pelabuhan Kereng Bangkirai, dan RSUD tipe D Kota Palangka Raya di Kelurahan Kalampangan.

"Rencananya ada satu rute lagi, yakni untuk terminal III dengan rute Jalan Tjilik Riwut. Namun kami belum melakukan penetapan arah rutenya," beber Eldy lagi. (TESTI PRISCILLA/B-5)