BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (DPRD Kalteng) Yohanes Freddy Ering ikut memberi komentar terkait kericuhan yang terjadi di Lapas Wanita Palangka Raya, Sabtu (2/2/2019) lalu.
Politisi PDIP ini menerangkan, saat ini di Indonesia sudah menjadi rahasia umum, kapasitas Lapas selalu penuh. Bahkan, berlebihan sehingga membuat penghuninya merasa tidak nyaman.
"Berkaca dari fakta ini, sudah selayaknya fasilitas yang ada di Lapas juga harus diperhatikan dan ditingkatkan agar narapidana tidak susah diatur," ujarnya, Senin (4/2/2019).
Freddy mengingatkan, penghuni Lapas adalah kategori narapidana, namun tetap saja manusia sehingga harus menjadi perhatian pemerintah.
"Dengan memperhatikan fasilitas di Lapas, secara tidak langsung juga membuat mereka terbina dengan baik sehingga saat proses hukuman selesai, narapidana kita bisa menjadi manusia yang lebih baik," lanjutnya. (GAZALI/B-2)








