BORNEONEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, Hadalsyah meresmikan Pasar Bebas banjir (PBB) sekaligus Pasar Montallat, Pasar Lehei II, Pasar Ketapang, Pasar Kamawen, Pasar Jamut dan syukuran Pasar Tumpug Laung, Senin (4/2/2019).
Sebelum diresmikan, Kepala Dinas Perdagangan dan perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Barito Utara, Hajrannor mengungkapkan dalam pembangunan Pasar Bebas Banjir ini menyerap anggaran Rp10,46 miliar lebih.
Dia memaparkan dalam pembangunan Pasar Bebas Banjir Muara Teweh diawali dari dana yang bersumber dana tuga pembantuan dari Kementerian Perdagangan pada 2016 untuk fisik bangunan utama dengan jumlah dana Rp6.385.800.000 dengan kontraktor PT Rama Berkah Mandiri pusat Muara Teweh.
Selanjutnya pada program kegiatan Disdagrin pada 201 pembangunan fisik pasar berupa pembangunan blok D (blok kuliner) dengan dana Rp564.590.000 dengan kontraktir CV Berkah Mentari pusat Muara Teweh.
Pembangunan stelling air dengan dana Rp133 juta dengan kontraktor CV Angel’s pusat Muara Teweh.
Pembangunan box culvert, drainase dan penataan halaman dengan nilai dana Rp190 juta dengan kontraktor CV Bintang Kecil pusat Muara Teweh.
Setelah menerima surat hibah pasar bebas banjir dari Kementerian Perdagangan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara tetap komitmen mengalokasikan dana sharing dari APBD untuk tahun anggaran 2018 berupa lanjutan pembangunan pasar bebas banjir dengan nilai dana fisik sebesar Rp3 miliar lebih yang dikerjakan PT barito rahmad Sejahtera pusat Muara Teweh.
“Pada APBD perubahan tahun 2018 untuk lanjutan pembangunan halaman parkir dengan dana Rp134.780.000 yang dikerjakan CV karya Batara pusat Muara Teweh,” pungkasnya.(RAMADHANI/B-6)








