MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Barito Utara, Hajrannor mengatakan Pasar Bebas Banjir (PBB) Muara Teweh dapat menampung 92 pedagang.

Dikatakannya, Pasar Bebas Banjir dibangun dengan dana Rp10 milir lebih. Kios dan lapak yang ada di Pasar Bebas Banjir ini 192 buah.

“Jadi Pasar Bebas Banjir dapat menampung 192 pedagang dan yang kami prioritaskan untuk mendapatkan kios dan lapak adalah pedagang lama,” jelasnya, Senin (4/2/2019) saat peresmian Pasar Bebas Banjir.

Dikatakannya, sesegera mungkin para pedagang akan dipindahkan ke bangunan Pasar Bebas Banjir yang baru, namun menunggu keputusan dari Bupati Barito Utara. Untuk bangunan lama akan dijadikan lahan parkir.

Namun ada bangunan yang berada di samping pasar lama yang pernah terbakar akan dikaji ulang. “Karena ini merupakan aset pemerintah, bukan milik perorangan para pedagang,” jelasnya.(RAMADHANI/B-6)