MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh– Bupati Barito Utara meresmikan tujuh pasar desa, Senin (4/2/2019). Salah satunya Pasar Bebas Banjir Muara Teweh.

Bupati Barito Utara Nadalsyah menuturkan, secara historis, keberadaan bangunan Pasar Bebas Banjir diawali dari kebijakan pemkab pada 1990-an untuk mengambil langkah strategis atau terobosan membangun pasar alternatif di dataran tinggi yang bebas dari banjir.

Pasar ini dibangun bertujuan untuk mengantisipasi sekaligus merelokasi para pedagang yang berjualan dan terkena langganan banjir. Terutama di bantaran aliran Sungai Barito menjelang datangnya musim hujan. Antara lain, Pasar Induk Pendopo, Pasar Barito Permai, Pasar Gembira, dan pasar tradisonal lain. 

“Pada daerah rawan banjir yaitu sesuai dengan pertimbangan terkait tuntutan kebutuhan masyarakat dengan membangun satu kompleks pasar besar. Maka dibangunlah Pasar Bebas Banjir yang berisi beberapa bangunan ruko, los, kios/lapak, dan fasilitas pendukung lainnya. Sehingga diharapkan masyarakat tetap dapat melaksanakan aktivitas perekonomian, transaksi jual beli baik barang maupun jasa di tempat itu ketika musim banjir tiba,” jelasnya.

Untuk itu, Bupati berharapkan  bangunan pasar yang sudah ada saat ini dirawat dengan baik, dijaga dan dipelihara kebersihan serta keindahannya. Supaya tidak terkesan kumuh dan kotor. Sehingga pada gilirannya mampu menjadi fasilitas publik yang dapat dibanggakan dan dapat menambah nilai lebih terutama dalam indikator penilaian penghargaan Adipura.

--page

Selanjutnya, manfaatkan bangunan pasar ini dengan sebaik- baiknya untuk memasarkan hasil kegiatan usaha, baik pertanian, kerajinan, maupun usaha kecil lainnya.

“Para pengelola pasar yang sudah ditunjuk dan terorganisasi agar dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai ujung tombak fasilitasi pelayanan antara pihak pemerintah daerah dan para pedagang pasar. Agar dapat menjalin komunikasi, menjaga keamanan, dan kenyamanan fasilitas yang sudah ada, baik secara fisik maupun administrasi,” tegasnya.

Bupati juga mengintruksikan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Barito Utara agar terus memantau dan mengawasi perkembangan pasar  supaya bisa terus berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (RAMADANI/B-3)